Pemijahan atau Breeding


Siklid CA (Central American) yang bertelur dengan cara egg layering biasanya sangat mudah dikembangbiakkan di dalam akuarium, cukup tempatkan wadah untuk bertelur seperti genteng tanah liat, pot ukuran besar, tempat ulekan rujak, keramik yg dibalik, dll. Ukuran wadah harus disesuaikan dengan ukuran indukan jantan dan betina, lebih besar lebih baik.

Umur minimal indukan jantan adalah 8 Bulan atau ukuran +- 20cm, pada betina 6 bulan atau ukuran +- 15cm. Idealnya adalah Jantan berumur lebih dari 1 tahun, betina lebih dari 8 bulan, namun ukuran dan usia kembali pada masing-masing jenis siklid (apalagi pada jenis texas yang memiliki pertumbuhan lama/lambat, walaupun ukuran hanya 10-12cm, ia mampu membuahi).


Jumlah telur yang dikeluarkan biasanya tergantung dari ukuran induk betina, jumlahnya antara 500 s/d 2000. Fertilitas tergantung dari pemeliharaan indukan sesuai dengan pakan yang dikonsumsi, diperlukan kandungan gizi yang cukup untuk menghasilkan telur yang berkualitas. Selain itu adalah kualitas sperma jantan.

Periode musim kawin pada siklid amerika tengah biasanya menjelang dan semasa musim penghujan, di mana ketika pakan alami untuk ikan berlimpah di sungai dan suhu lingkungan lebih hangat dan stabil.

Penjodohan
Penjodohan sebaiknya dilakukan awal-awal, sangat menyenangkan bila kita memiliki sepasang siklid yang sudah berjodoh, tidak ada pertengkaran atau perkelahian dan anda pun tidak perlu repot untuk membuat sekat pada masing-masing ikan. Untuk melakukan penjodohan anda harus memiliki beberapa ekor induk betina untuk dicoba dijodohkan. Satukan indukan tersebut, pantaulah perkembangannya dari menit ke menit, jangan sekali-kali meninggalkan proses perjodohan tanpa pengamatan karena bisa mengakibatkan kematian pada salah satu indukan akibat perkelahian. Bila kedua indukan tidak jodoh cobalah dengan indukan yang lain. Setelah berjodoh, anda pun bisa bernafas lega dan membiarkan mereka berdua dalam 1 akuarium.

Apabila anda tidak mempunyai stok indukan dan ternyata tidak berjodoh, lakukan penyekatan, penggabungan jantan dan betina dilakukan apabila betina sudah menyemprotkan telurnya, terus amati keadaan keduanya, karena perkelahian bisa kapan saja terjadi, bila induk jantan telah membuahi, pisahkan kembali keduanya.

Persiapan
Ciri indukan yang akan bertelur adalah pen dari indukan betina yang mulai keluar sekitar 10-15 derajat, anda harus bersiap-siap menyiapkan wadah telur, pada indukan betina yang mempunyai jenong waterhead biasanya kepalanya mulai menonjol (jenong naik). Baik jantan mau betina akan kelihatan sedang membersihkan tempat sekitarnya.
Setting akuarium, apakah perlu ditutup koran? ada yang bila ya ada yang bilang gak usah. Sebenarnya semua tergantung mental dari indukannya, bila indukan sudah terbiasa berinteraksi dgn kita, mereka tidak akan merasa terganggu, bahkan kita bisa menontonnya full movie, kita bisa mempelajarinya, tapi jangan anda lakukan untuk mempelajari sesama anda...

Apakah memerlukan bebatuan? sebaiknya dihindari untuk memudahkan induk betina mengurus burayak itu bila anda membiarkan si ibu mengurus, beda halnya bila anda mengontrolnya sendiri.

Pict 1. Pengenalan, masih memakai sekat

Pict 2. Setelah sekat dibuka, lohan jantan akan membersihkan tempat telur.
Pict 3. Louhan jantan akan mengajak Louhan betina ketempat sarang telur.
Pict 4. Louhan Jantan akan berusaha menyentuh Louhan betina agar terangsang dan bertelur.
Pict 5. Setelah keduanya terangsang, louhan jantan dan betina akan saling berdekapan di sarang telur.
Pict 6. Jika louhan betina ingin bertelur, louhan betina juga akan meyentuh louhan jantan.
 Pict 7-8. Proses bertelur Louhan betina.
Pict 9. Telur yang sudah dibuahi.
Next..
Pemeliharaan telur dapat diserahkan pada betina, sebenarnya tidak benar induk betina memakan telur/burayaknya sendiri, kecuali telur-telur yang tidak jadi/busuk ATAU faktor “kedewasaan” induk betina tidak mencukupi, biasanya induk betina yang terlalu muda untuk dikawinkan. Induk betina yang baik akan selalu menjaga telur-telurnya, akan terlihat sering mengipasi telur-telurnya, ini dimaksudkan agar telur dapat memperoleh sirkulasi air yang baik.

Indukan yang baik akan menjaga anak-anaknya hingga ukuran 1 inchi, setelah itu akan ditinggalkan tapi tidak dimangsa, kasih ibu sepanjang jalan...., persentase kematian pada pemeliharan burayak oleh induk adalah sangat minim, karena indukan lebih tahu apa yang dibutuhkan oleh anak-anaknya, seperti memindahkan anaknya yang jauh dari gerombolan saudaranya, mengunyah makanan yang terlalu besar, bila anda bisa melihat betapa indahnya kasih sayang seekor ikan, cobalah nanti anda pasti akan betah memandangi mereka.

Pemeliharaan telur dan burayak dapat juga dikontrol oleh anda, siapkan akuarium kosong dengan kualitas air yang baik, gunakan air stone agar sirkulasi udara di akuarium dapat berjalan dengan baik (pengganti kibasan sirip indukan betina). Miringkan wadah telur agar tidak terjadi penumpukan yang bisa menyulitkan burayak untuk menetas dengan sempurna.

Biasanya indukan dapat mengeluarkan telur-telur yang bagus pada peneluran kedua dan seterusnya.

Amatilah sifat-sifat dari siklid anda, apabila sifatnya cenderung pemalu, tutuplah sebagian area akuarium dengan koran atau bahan lainnya.

Proses Telur menjadi Burayak :
  • Hari 1 : Induk bertelur dan proses pembuahan oleh jantan.
  • Hari 2-3 : Telur mulai kelihatan ada titik hitam, tandanya embrio telah terbentuk, bila telur berwarna putih susu berarti telur gagal dibuahi/rusak. 
  • Hari 4 : Telur menetas, bentuk burayak masih belum sempurna. Tidak perlu diberi pakan.
  • Hari 7 : Burayak mulai berenang bebas, berikan artemia yang telah dikulturkan, alternatif lain adalah mengunakan kuning telur yang telah direbus atau susu bubuk, resikonya air cepat kotor. 
  • Hari 15-24 : Burayak tumbuh, pakan dapat menggunakan kutu air (daphnia), penggantian air dilakukan seperlunya, anda dapat menggunakan breeding sponge, atau ganti air sekitar 5-10%. Penggantian air harus dilakukan secara hati-hati dan perlahan.
  • Hari 25 – 60 : Burayak dapat diberi cacing sutera untuk mempercepat pertumbuhan.
1.        setelah process pembuahan, berapa hari telur ikan louhan mulai menetas? 1-3 hari
2.        Setelah menetas, apakah langsung diberikan kutu air hidup/beku?
first bites hikari, adp no 0 [bubuk], baru dikasih setelah kliatan kalau ikan2 nya makanan cadangan [gendong telur] nya dah habis, biasanya kalau dah berenang bebas dah pada kempes / abis
3.        Selain kutu air apakah ada pakan lain? karena kutu air susah didapat
kutu air kalau ikan nya dah seminggu berenang, banyak tersedia di temen2 yg hobby / breeding / penggiat ikan cupang, beli yang beku aja
biar bisa dipakai lama.

  1. Proses penetasan bisa memakan waktu 2 hari hingga 7 hari
  2. Setelah menetas ......tunggu dulu sampai burayaknya berenang dulu (istilah lainnya "melayang" bahasa gaulnya breeder) biasanya ditandai pada ada di sekitar sisi pojokkan akuarium 
  3. Selain kutu air anda dapat menggunakan :
  • Sisa telur yang tidak menetas dengan catatan kalo belum berjamur....selama bisa dimakan
  • Artemia (musti ditetaskan via aerasi dengan menggunakan air laut dengan rentang waktu 18 - 36 jam tergantung merek pabrikan yang dipergunakan........makin mahal harga artemia nya biasanya waktu tetasnya makin cepat)
  • Kuning telur ayam yang telah matang......sedikit aja biar airnya tidak cepat kotor
  • Susu bubuk dengan catatan pada poin 3c.
  • Pellet halus yang biasa digunakan untuk cupang dan guppy ; banyak di jual kok di toko ikan atau haluskan sendiri pelletnya
  • Kutu air bisa digunakan yang hidup maupun beku.......saran saya sebaiknya pake yang hidup biasanya cari di tukang cupang....banyak 

Telur pada prinsipnya :
  1. Telur harus berwarna bening pada saat pemijahan awal sampai selesai dan menempel erat pada medianya : lantai akaua, keramik, piring atau mangkuk dll
  2. kalau telur nya memutih bisanya tidak dibuahin teru
  3. Apabila memutih dan diselimuti kapas biasanya terkena jamur
  4. apabila telur memang dibuahi biasanya dalam 1 hari setelahnya sudah keliatan ada titik hitam ditengahnya.
Article for : Chingmix.com