Hall of Fame Indonesia Flowerhorn

ELVIS
"Saya akan mulai dari ikan ini karena ikan ini begitu berarti walaupun dalam hal prestasi tidak sebaik daya turunnya tetapi dari ikan ini banyak lahir ikan-ikan cantik dan juara bagi saya pribadi walaupun Elvis sudah tidak ada tetapi anak-anak serta cucu dan cicitnya sudah berbicara banyak di arena kontes dan perkembangan louhan di tanah air khususnya Aries Louhan Farm yang digawangi oleh pak Anthony Setiadi"


ISABELL
Ikan milik dari pak Halley. WS dari Jogjakarta yang pernah menyabet gelar bergensi yaitu sebagai "Grand Champion" untuk beberapa kali pada kontes liga Nasional di Indonesia. Walaupun ikan ini adalah ikan dari Malaysia tetapi kita patut menghargai jerih payah breeder ikan ini dan tentunya si pemilik ikan yang sudah mau merogoh koceknya dalam-dalam untuk memboyong ikan ini dari sana dan merawatnya sampai dengan akhir hayat ikan ini.

KAMALAU
Salah satu ikan terbaik pada masanya dan dikelasnya menyabet beberapa kali gelar "Grand Champion" dan juara 1 kelas kamalau pada masa itu sangat disayangkan bila ikan ini dilupakan begitu saja. Ikan milik pak Frans Harjono (Ko Cece) dari KLC Makasar patut masuk ke hall of fame menurut saya pribadi bukan hanya dari keindahannya tetapi prestasinya begitu juga dengan kerja keras dari pada sang pemilik yang merawat ikan ini sampai sebegitu indahnnya. Ikan ini merupakan ikan ternakan lokal dari Aries Louhan Farm darah dari Elvis.

BLOODY MARRY
"Bagi para penyuka cerita horror mungkin nama bloody marry bisa membuat bulu kuduk kita merinding apalagi urban legend dari negeri pam SAM tersebut pernah diangkat menjadi sebuah film seperti si manis jembatan ancol kalau di Indonesia. Tetapi kalau untuk di dunia ikan louhan nama "Bloody Marry" adalah seekor indah yang warna merahnya begitu indah menutupi hampir sekujur tubuhnya dengan guratan 3-5 mutiara pasir pada setiap sisiknya."

Ikan milik pah Halley. WS (Jogjakarta) ini sangat sulit dilupakan walaupun telah tiada tetapi ikan hasil tangkaran pak Heru DCL ini patut masuk Hall of Fame menurut saya pribadi sekarang tinggal bagaimana rekan-rekan menilainya apakah ikan ini seseram namanya ataukah warna merahnya memang cocok dengan ikannya??


BENETTON
"Salah satu ikan golden base terbaik Indonesia dan mahakarya dari breeder lokal (Aries Louhan Farm) yang akan selalu diingat oleh setiap hobbiest ikan baik itu dalam maupun luar negeri."

Kalau tidak salah ingat ikan ini adalah satu-satunya golden base yang pernah menyabet gelar bergensi yaitu Grand Champion pada masanya dan memang kalau melihat langsung ikan ini diarena kontes tidak mungkin kita akan berpaling begitu saja dari depan aquariumnya mengingat daya tarik dan keindahan yang ditampilkan oleh ikan ini begitu menggoda.

Ikan milik pak Frans Harjono dari Makasar ini menjadi salah satu figur contoh didalam setiap benak para penghobby louhan yang memilihara ikan jenis golden base sampai saat ini pun saya masih mencari ikan yang setidaknya mirip dengan ikan ini walaupun mungkin rasanya itu hanya sekedar harapan yang tidak mungkin kesampaian.

CHEN CHU GENTA
"Saya hampir saja panik waktu mencari files foto ikan ini yang saya pikir sudah hilang ternyata masih tersimpan dengan baik di hard disk komputer saya, ikan hasil anakan dari dari Pak Tirta (Ko Acuan) dari Villa louhan yang diboyong oleh pak Genta (Makasar) adalah salah satu ikan yang menginspriasi saya secara pribadi untuk bersabar memelihara louhan karena kalau mengingat kondisi ikan ini pada waktu kecil sungguh sulit untuk mempercayainya karena perbedaannya sungguh significant.

Ikan sempat membuat geger para penghobbiest pada waktu itu karena keindahannya dan hampir setiap senior bertanya-tanya apakah ikan ini masuk ke kelas kamalau atau chen chu tetapi itu bagaimanapun juga ikan ini sungguh indah dan prestasinya pun cukup mengkilat seperti mutiaranya."


Ini salah satu ikan terbaik di kelas BONSAI<Rencananya 2011 akan di gelar lagi>,sampai akhir hayatnya belum pernah terkalahkan hanya ajal yg bisa mengalahkannya,menurut Boss Anthony Setiadi ikan ini merupakan bonsai terbaik di jamannya

BEETHOVEN
Ikan kamfa modern kelahiran Indonesia yang sempat membuat nama Indonesia melambung sampai ke luar negeri ini merupakan salah satu kamfa atau ching hwa yang menjadi buah bibir para penghobby ikan louhan dan mania kontes pada masanya dan kalau tidak salah ikan ini pun harus ditransfer dengan angka yang cukup fantastis pada waktu itu kepada pemilik terakhirnya sebelum ikan ini menemui ajalnya. Saya acungi jempol sekali lagi untuk aries farm

ANGGIE
"Salah satu ikan hasil ternakan dari Villa Louhan (Indonesia) yang membuat nama farm ini semakin melambung terutama untuk urusan jenis ching hwa karena sebelumnya dari farm ini juga lahir seekor free marking yang menjadi buah bibir di Singapura pada masanya. Kalau tidak salah foto ikan ini juga hampir disalah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab mungkin kalau rekan-rekan bisa check thread dengan judul "christmas FH" bisa mengerti maksud saya."